Cari Blog Ini

Sabtu, 01 Februari 2020

Pendidikan Merubah Segalanya

Cara simbah dan teman2 menghabiskan masa kecil

Masa lalu dan masa kini kadang betul2berbeda. Padahal yang menjalaninya adalah orang yang sama.

Ketika Simbah masih kecil, usia SD sampai SMP, kegiatan simbah hanya sekolah, mengaji, bermain dan mencari kayu bakar. Apalagi kalau bulan puasa, simbah dan teman2 biasa berangkat ke hutan  pagi2 dan pulang menjelang maghrib.

Di hutan, simbah dan teman2 mencari kayu bakar dari dahan2 pohon yang kering. Kayu yang tersedia adalah kayu pines dan kayu damar. 2 jenis kayu tersebut sangat mudah terbakar, cocok dijadikan kayu api.

Setelah kayu terkumpul dan mencapai satu ikat besar. Simbah dan teman2 membuat rumah pohon, mencari buah2an liar di hutan lalu tidur sampai menjelang asar. Udara yang segar dan suara2 merdu burung2 liar membuat kami sangat menikmati suasana hutan.

Jujur saja, kami tidak pernah memikirkan tentang masa depan. Kami hanya menjalani hari dengan kegiatan yang bisa kami jalani di desa kami. Desa terpencil yang jauuuh dari kota. Saat itu belum ada listrik, belum ada motor, belum ada jalan aspal. Kami betul2 terpencil. Bahkan untuk sekolah SMP saja, simbah harus jalan kaki sejauh 6 km setiap hari. Kalau pulang pergi berarti 12 km.

Jaman berubah, semuanya berubah. Pendidikan yang merubah segalanya menjadi lebih baik.

Simbah tidak lagi bergelut dengan kayu bakar. Kini Simbah bergelut dengan PHP, MySQL, Mikrotik, Linux, Phyton, dan lain sebagainya. Ditambah dengan kurikulum, silabus, RPP dan seabreg perangkat pembelajaran yang lain.