Cari Blog Ini

Selasa, 04 Februari 2020

Tugas 6 - Teknologi Layanan Jaringan

Sebelum mengerjakan tugas ini persiapkan hal-hal berikut :
  1. Pinjam mikrotik dan peralatan lain yang dibutuhkan pada laboran
  2. Tonton video penyelesaian soal UKK paket 4 tahun 2020
  3. Jika belum punya soal UKK, download di sini
  4. Praktekan isi video tersebut tahap demi tahap

Setelah melakukan tahap di atas, kerjakan tugas berikut :
  1. Screenshoot tahap demi tahap penyelesaian soal UKK paket 4 tersebut
  2. Paste di Microsoft word
  3. Beri keterangan secukupnya
  4. Beri identitas diri pada halaman pertama
  5. Beri nama sesuai namamu masing-masing
  6. Upload melalui link di bawah

Daftar isi file Microsoft word :
  1. Halaman 1 : identitas diri
  2. Halaman 2 : Screenshoot dan keterangan cara masuk ke winbox
  3. Halaman 3 : Screenshoot dan keterangan cara mengatur ether 1
  4. Halaman 4 : Screenshoot dan keterangan cara memberi IP pada ether 2
  5. Halaman 5 : Screenshoot dan keterangan cara memberi IP pada ether 3
  6. Halaman 6 : Screenshoot dan keterangan cara mengatur NAT
  7. Halaman 7 : Screenshoot dan keterangan konfigurasi DHCP server pada ether 2
  8. Halaman 8 : Screenshoot dan keterangan konfigurasi DHCP server pada ether 3
  9. Halaman 9 : Jelaskan perbedaan DHCP server dengan DHCP client

Upload di sini


Bagi yang belum mengerjakan Tugas 1, Tugas 2, Tugas 3, Tugas 4 dan Tugas 5. Silahkan dikerjakan. Mumpung masih ada kesempatan.

Minggu, 02 Februari 2020

Jadi Guru Sekarang Harus HOTS

Tes PISA merupakan pengujian anak-anak sekolah berusia 15 tahun di berbagai negara. Peringkat yang baru dirilis adalah hasil tes 2018. Menteri pendidikan Indonesia yang menjabat saat itu adalah Muhadjir Effendy.
Pada 2018, ada total 79 negara yang berpartisipasi, bertambah tujuh negara dari tes 2015. Totalnya ada 600 ribu murid sekolah yang berpartisipasi dari seluruh dunia. 
Berdasarkan laporan PISA yang baru rilis, Selasa 3 Desember 2019, skor membaca Indonesia ada di peringkat 72 dari 77 negara, lalu skor matematika ada di peringkat 72 dari 78 negara, dan skor sains ada di peringkat 70 dari 78 negara.

Berita lengkapnya baca di sini.

Bayangkan! Ranking 72 dari 77 negara sodara2. Alias ranking 6 dari bawah. Sungguh terharu.


Konon, salah satu penyebab jebloknya peringkat pendidikan Indonesia adalah sistem pendidikan kita yang berkutat pada hapalan teks. Oleh karena itu pemerintah berusaha keras untuk mengatasinya. Salah satunya dengan menerapkan proses pembelajaran yang HOTS alias pembelajaran tingkat tinggi.

Menurut mbah Abraham S Bloom ada 6 level dalam ranah kognitif yaitu :
  1. Mengingat
  2. Memahami
  3. Menerapkan
  4. Menganalisis
  5. Mengevaluasi
  6. Mencipta
Level 1 sampai 3 disebut LOTS (Low Order Thinking Skill) alias level rendah, level 4 sampai 6 disebut HOTS (Higher Order Thinking Skill).

Oleh karena itu kami mengundang narasumber dari LPMP Semarang untuk mengajari kami tentang hal tersebut. Tentunya agar kami makin HOTS.

Jangan lupa bahagia gan

Pak kaji Ibrahim, pak Diqin, pak Slamet, pak Yulis

Tahlil dipimpin oleh pak H. Aziz

Menyanyikan lagu Indonesia Raya

Gaya pak Slamet memang keren

Ngopi doeloe

Mbah yoyon mencurigakan.

Ibu2 syantix nampak serius

Ati2 mbah, kelebon laler lo


Tiga lawan satu

Fotbar di hari terakhir workshop

Pesan kesan dari pak BU

Tugas 6 - Administrasi Sistem Jaringan


A. Praktekan 6 tool trouble shooting jaringan berikut, yaitu :
  1. ipconfig
  2. ping
  3. nslookup
  4. tracert
  5. pathping
  6. netstat
B. Screetshoot hasil ke-enam perintah tersebut
C. Masukan ke dalam Microsoft Word
D. Beri nama file dengan nama kalian sendiri
E. Upload ke link berikut


Cara Mengakses Komputer Lain dalam Jaringan Lokal

Sabtu, 01 Februari 2020

Pendidikan Merubah Segalanya

Cara simbah dan teman2 menghabiskan masa kecil

Masa lalu dan masa kini kadang betul2berbeda. Padahal yang menjalaninya adalah orang yang sama.

Ketika Simbah masih kecil, usia SD sampai SMP, kegiatan simbah hanya sekolah, mengaji, bermain dan mencari kayu bakar. Apalagi kalau bulan puasa, simbah dan teman2 biasa berangkat ke hutan  pagi2 dan pulang menjelang maghrib.

Di hutan, simbah dan teman2 mencari kayu bakar dari dahan2 pohon yang kering. Kayu yang tersedia adalah kayu pines dan kayu damar. 2 jenis kayu tersebut sangat mudah terbakar, cocok dijadikan kayu api.

Setelah kayu terkumpul dan mencapai satu ikat besar. Simbah dan teman2 membuat rumah pohon, mencari buah2an liar di hutan lalu tidur sampai menjelang asar. Udara yang segar dan suara2 merdu burung2 liar membuat kami sangat menikmati suasana hutan.

Jujur saja, kami tidak pernah memikirkan tentang masa depan. Kami hanya menjalani hari dengan kegiatan yang bisa kami jalani di desa kami. Desa terpencil yang jauuuh dari kota. Saat itu belum ada listrik, belum ada motor, belum ada jalan aspal. Kami betul2 terpencil. Bahkan untuk sekolah SMP saja, simbah harus jalan kaki sejauh 6 km setiap hari. Kalau pulang pergi berarti 12 km.

Jaman berubah, semuanya berubah. Pendidikan yang merubah segalanya menjadi lebih baik.

Simbah tidak lagi bergelut dengan kayu bakar. Kini Simbah bergelut dengan PHP, MySQL, Mikrotik, Linux, Phyton, dan lain sebagainya. Ditambah dengan kurikulum, silabus, RPP dan seabreg perangkat pembelajaran yang lain.